Garut Jadi Daerah Tertinggi Thalasemia di Jawa Barat

Garut jadi daerah tertinggi thalasemia di Jawa Barat, yang saat ini tercatat ada sekitar lebih dari 250 orang penderita. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI) Kabupaten Garut, Diah Kurniasari. Bahkan menurut beliau ini, masih banyak penderita thalasemia di Garut yang masih belum terdaftar.

thalasemia di garut (FILEminimizer)

“Mereka yang menderita thalasemia, masih aktif melakukan transfusi darah. Dari data yang kita miliki ada sekitar 250 orang yang masih berjalan melakukan transfusi darah, sedangkan yang lainnya belum tercatat” ungkap Diah Kurniasi.

Menurut beliau, dari data tersebut, belum tercatat ada penderita thalasemia yang meninggal dunia. Namun, pihaknya pun belum sepenuhnya bisa mendata total keseluruhan penderita, karena banyak penderita thalasemia ini yang melakukan transfusi darah ke luar kota.

Baca juga : Program Pemerintah Azerbaijan untuk Thalasemia

Beliau pun mengungkapkan bahwa penderita thalasemi ini banyak yang dikucilkan atau dipandang sebelah mata oleh masyarakat lainnya. namun pihaknya sangat senang dan bangga dengan adanya bantuan dari bank swasta  OCBC NISP kepada para penderita thalasemia tersebut, yang menurutnya juga Garut menjadi wadah bantuan paling banyak.

Kabupaten Garut sendiri mendapatkan bantuan ari OCBC NISP sebanyak Rp 50 juta untuk 25 penderita thalasemia, dalam bentuk dana kesehatan dan dana pendidikan seperti peralatan sekolah, peralatan makan, serta dana kesehatan untuk membantu pengobatan para penderita termasuk transfusi darah yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan mereka ini.

Semoga saja di daerah lain selain Garut, bisa banyak upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu dalam membantu para penderita thalasemia guna mengurangi pula penderita thalasemia di kemudian hari.